Selasa, 30 Juli 2013

Doa Nabi Ibrahim As , "ketika dibakar Api "

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ


dalam Al-Qur'an di terangkan bahwa, sebelum membakar Nabi Ibrahim AS, Raja Namrudz memerintahkan kaumnya untuk mendirikan Bangunan yang tinggi yang bertujuan agar semua rakyat mengetahui semua kejadian pembakaran ini.
 
قَالُوا ابْنُوا لَهُ بُنْيَانًا فَأَلْقُوهُ فِي الْجَحِيمِ
 
Ketika merasa kalah berargumentasi, mereka ingin menggunakan kekuatan. Mereka berketetapan untuk membakar Ibrâhîm. Lalu para penyembah berhala itu saling berkata satu sama lain, "Dirikanlah suatu bangunan untuknya, lalu isi dengan api yang menyala. Setelah itu lemparkan dia ke 
 tengah-tengahnya."[37:97]

Setelah semuanya lengkap, mereka pun kemudian memasukan Nabi Ibrahim AS kedalam api yang panas. Semua orang mengira Ibrahim akan terbakar dan hangus didalamnya. 
Diriwayatkan bahawa ketika Nabi Ibrahim diletakkan di atas tungku api, Jibril bertanya kepada Nabi Ibrahim,  Apakah engkau memerlukan sesuatu pertolongan dariku? Nabi Ibrahim lantas menjawab, “Aku tidak memerlukan apa-apa pertolongan darimu.. Aku hanya memerlukan pertolongan dari Allah”
 

Baginda kemudian menyebut kalimah Hasbunallah wa ni’mal wakil ketika dicampakkan ke dalam api, dan dengan izin Allah, api itu menjadi dingin dan selamatkan Nabi Allah itu dari dibakar. Atas kehendak dan pertolongan Allah SWT, api yang sangat besar dan sedang membakar tubuh Ibrahim itu tidak mampu membinasakannya. Sebaliknya, api tersebut menjadi dingin dan menyelamatkan Ibrahim.
قُلْنَا يَا نَارُ كُونِي بَرْدًا وَسَلَامًا عَلَىٰ إِبْرَاهِيمَ
 
Kemudian Kami membuat api yang membakar Ibrâhîm menjadi dingin, mengandung keselamatan, dan tidak membahayakannya sama sekali.[21:69]
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar